Merawat Lampu Saat Musim Hujan

Sistem penerangan sangat vital fungsinya saat berkendara, terutama pada saat malam. Tetapi sayangnya enggak semua Vegalovers  peduli dengan komponen ini. Padahal perannya semakin vital saat musim penghujan seperti sekarang, karena saat hujan jarak pandang tentu akan semakin terbatas.

Vegalovers pasti enggak mau dong kalau disundul dari belakang karena motornya enggak terlihat oleh pengendara lain. Berikut hal-hal yang mesti diperhatikan saat musim hujan.

LAMPU DEPAN

Saat dipakai menembus hujan, kotoran dan lumpur bisa saja mengotori mika lampu. Tentu cahaya yang dikeluarkan akan terhalang kotoran itu. Terlebih pada lampu depan yang berfungsi menerangi jalan, cahaya yang dihasilkan pastinya akan kurang maksimal (Gbr.1).

Lebih baik rajin-rajin dibersihkan ya, toh caranya pun cukup mudah. Bermodalkan lap yang dibasahi air sabun, usap mika lampu dengan lembut (Gbr.2). “Jangan diberi tekanan berlebih, takutnya bikin baret mika lampu,”  Lakukan hal tersebut pada lampu depan–belakang ya.

Tapi kalau mika lampu sudah banyak baret dan reflektor sudah kusam, sebaiknya diganti baru. Toh, harganya enggak seberapa dibanding dengan keselamatan Vegalovers.

BOHLAM

Banyak Vegalovers menggunakan bohlam berwarna biru yang menghasilkan cahaya berwarna putih. “Lebih baik bohlam jenis ini dihindari karena saat hujan cahaya yang dihasilkan enggak bisa menerangi jalan alias bias,” Sehingga penerangan kurang maksimal. Selain itu akan menyilaukan pengendara dari arah depan (Gbr.3).
Lebih baik pilih bohlam standar motor atau bohlam jenis all weather. Bohlam jenis ini mampu menerangi jalan saat hujan. Jadi jelas lebih aman dan enggak menyilaukan pengendara dari depan.

LAMPU REM

Posisinya yang di belakang kadang kurang diperhatikan pemiliknya. Padahal resiko disundul dari belakang bisa terjadi kalau bohlamnya mati. Makanya cek kondisi bohlam, pastikan kinerjanya masih mumpuni(Gbr.4).

Yang paling penting jangan pakai mika bening untuk lampu belakang (Gbr.5). “Hal ini sangat berbahaya karena akan menyilaukan pengendara di belakang, apalagi saat turun hujan,”

Sepele tapi penting.
Post a Comment