Pantau Radiator Saat Cuaca Galau

Prakiraan cuaca yang tak menentu (galau) disertai hujan yang turun secara sporadis, menimbulkan masalah pada komponen tertentu sepeda motor. Salah satunya adalah radiator yang bertugas menjaga suhu mesin tetap stabil. Genangan air berlumpur sering menyebabkan radiator kotor. Kalau sudah begini, radiator harus pula sering-sering dibersihkan.
Pada sepeda motor jenis sport Honda CB150R dan Yamaha New V-ixion , radiator berada di bawah tangki bensin. Posisi ini lebih aman dibandingkan pada skutik. Pada Honda Vario Techno125 dan Yamaha Xeon125,  radiator berada di kanan bawah dekat knalpot, sangat rentan karena mudah kena percikan air atau kotoran.

Radiator pada Motor Skutik, Motor Sport harus mendapatkan layanan yang sama. Agar sehat dan mesin tidak 'meriang' (overheat) saat musim hujan ya harus sering dibersihkan

Berikut tips ringan merawat radiator agar awet saat cuaca ekstrim!

1. Paling gampang (Mungkin ini langkah paling penting. harap cek yang rajin ya), cek penampung (reservoir) cairan cadangan. Untuk skutik berada di balik jok, sedangkan sepeda motor sport di sisi kiri. Jangan sampai kering! Lakukan pengecekan minimal seminggu sekali. Isi cadangan cairan sesuai batas upper dan lower.

2. Harus mengunakan cairan khusus radiator (coolant) karena mengandung bahan pencegah karat, kerak, mengurangi penguapan dan stabilitas suhu. Jangan menggunakan air murni karena karena tidak punya sifat seperti coolant kendati daya hantar panasnya lebih baik.

3. Bersihkan secar rutin, apalagi setelah terendam banjir. Kotoran yang menempel pada kisi-kisi membuat sirkulasi udara terganggu. Untuk membersihkannya cukup semprot air bertekanan sedang. Jangan terlalu kencang, karena bisa merusak kisi-kisi. Untuk kotoran yang membandel, cabut dengan pinset atau dengan sikat gigi halus. Atau bisa juga dicuci atau dibersihkan dengan sabun untuk membuat kotoran yang masih lengket pada radiator dengan menggunakan kuas.

4. Karet tutup radiator harus diperiksa secara berkala, setiap 8.000 km. Pengecekan cukup dilakukan dengan melihat kondisi reservoir (tangki cadangan). Jika isi tangki cadangan berkurang dengan cepat, berarti ada masalah pada sistem pendinginan. Kemungkinan ada kebocoran pada tutup (tidak rapat atau sil karet getas) atau kisi-kisi radiator retak dan robek.

Dikutip dari berbagai sumber
Sent from
My Android v4.2 supported by Wifi gratis, Online Teruuusss.

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut.
Related Posts