Cara Cek Oli Mesin Motor Yang Benar

Oli yang merupakan material pelumas ini adalah salah satu yang paling penting fungsinya di sebuah motor. Tanpa adanya oli, mesin gak akan bisa jalan. Parahnya, gesekan antar besi malah akan membuat satu sama lain aus, akhirnya rusaklah mesin tersebut. 

Saking pentingnya, oli ini wajib selalu dicek secara berkala. Karena sifatnya yang cair dan bisa menguap, bisa jadi volume oli di motor kita berkurang, bisa juga sampai habis. Kalau ampe kehabisan, Kamu yang punya motor kebangetannya banget bro! Punya motor wajib selalu di cek lah olinya. Jangan ampe kering. Kalau sampai kering, duit di rekening bank juga bisa ikutan kering soalnya.

Nah, di bawah ini ada beberapa cara untuk cek oli mesin motormu. Dengan pengecekan ini, Kamu bisa tau nih, oli perlu diganti atau Cuma butuh di tambah aja. Yuk cek bareng – bareng!
1. Parkir Dulu Motornya Bro

Parkir motor di permukaan yang rata. Hal ini bertujuan agar kualitas pengecekan oli jadi lebih akurat. Karena permukaannya akan menentukan kesejajaran cairan oli yang ada di dalam mesin.
2. Standar Tengahin

Masih dengan alasan yang sama, menggunakan standar tengah bertujuan agar pengukuran atau pengecekan dilakukan secara lebih akurat lagi.
3. Dinginkan Mesin

Oli akan langsung bekerja ketika mesin menyala. Oleh karenanya ketika motor baru saja mati, oli mesin bisa saja masih tersangkut di part – part mesin yang membutuhkan pelumasan.

Dengan adanya upaya untuk mendinginkan mesin, oli akan cepat turun ke “rumahnya” dan akan memudahkan kita untuk mengecek seberapa banyak oli yang ada di dalam motor kita.

Kalaupun mesin belum terlalu dingin, biasanya oli masih belum terkumpul secara utuh.

Jadi bersabar dulu bro. Sambil nunggu mesin dingin, cuci dulu motormu biar gak buluk kek gitu ih.
4. Buka Penutup Oli Mesin

Setelah itu buka tutup oli mesinmu. Biasanya sih untuk buka tutup oli mesin Kamu akan membutuhkan tang. Buka secara perlahan supaya tutupnya gak lecet kena gesekan tang. Setelah itu Kamu akan menemukan semacam stik panjang di dalam tutup oli tersebut. Nah itu yang akan kita cek nantinya. Tapi nanti dulu, yuk ikutin dulu petunjuk di bawah ini.
5. Bersihkan Dulu Ujung Penutup Oli

Stik tersebut bernama deepstick. Fungsinya ya untuk mengukur sejauh mana oli mesinmu menyusut. Nah, sebelum digunakan untuk mengecek oli, bersihkan dulu deepsticknya dengan lap atau apapun yang bisa membersihkan. Setelah itu tutupkan lagi tutup oli secara perlahan.
6. Cek Ketinggian Oli

Di sini kita akan ngecek ketinggian oli. Biasanya di deepstick ada indikator upper level maupun lower level. Nah jika bercak oli masih ada di daerah upper level, maka Kamu gak perlu khawatir akan kekurangan oli. Namun jika udah ada di lower level, berarti butuh di tambahin tuh oli mesinmu.

Jangan lupa untuk cek warna oli mesinmu. Kalau masih kuning kecoklatan, bisa jadi keadaan oli mesinmu masih bisa digunakan lebih lama lagi. Namun jika warnanya sudah kehitam – hitaman, ada baiknya untuk segera mengganti olimu dengan oli yang baru.

Oli yang sudah hitam tidak akan optimal dalam memberikan pelumasan pada mesin. Dan juga oli dengan warna hitam akan mudah untuk menguap. Jadi pastikan Kamu menggantinya jika sudah berwarna seperti ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel