Mudik Pakai Motor? Siapa Takut?

Mudik dengan motor? Siapa Takut? Tetapi sebelum Anda melakukannya, ada baiknya membaca tips sederhana yang kami sajikan.

- Sebelum Anda benar-benar berangkat mudik, pastikan Anda dan partner berada dalam kondisi prima, terutama bagi pengendara motor.

- Siapkan kendaraan sebelum berangkat dan pastikan kondisi motor sehat, mulai kondisi ban, kampas-kampas rem, oli, minyak rem dan bila perlu lakukan pemeriksaan kondisi motor di bengkel resmi langganan Anda.

- Jangan lupa surat-surat penting seperti STNK, SIM dan KTP atau kartu identitas lainnya.

- Mengantisipasi kondisi darurat, siapkan perkakas penting seperti kunci pas ukuran 10, 12, 14, kunci busi, ampelas, lampu-lampu cadangan dan yang Anda anggap perlu lainnya. Tapi ingat jangan berlebihan.

- Untuk faktor keselamatan, dianjurkan menggunakan helm model full face karena memiliki performa perlindungan lebih optimal. Bila menggunakan half face, pilihlah yang memiliki kaca (visor) pelindung wajah dan pakailah helm yang berkualitas baik. Minimal ber-SNI.

- Gunakan jaket yang mampu melindungi dari terpaan angin dan melindungi tubuh jika Anda terjatuh. Bila perlu gunakan body protector yang banyak dijual di toko asesori motor. Jangan lupa pula siapkan jas hujan yang baik.

- Bila membawa barang, usahakan agar barang bawaan tidak mengganggu pengendalian kendaraan kita maupun kendaraan di sekeliling. Ikatkan barang bawaan dengan kuat agar tidak bergerak-gerak yang akibatnya dapat mengganggu kestabilan.

- Siapkan juga kotak P3K berisi obat-obatan standar. Jika memiliki penyakit tertentu, misalnya maag atau penyakit lainnya, tambahkan obat tersebut ke dalam kotak P3K.

- Agar perjalanan lancar, siapkan peta rute yang akan Anda tempuh. Kemudian tentukan rute perjalanan di mana anda harus berubah arah. Dan jika Anda sudah berpengalaman mudik dengan motor, perhitungkan pula rute alternatif.

- Saat dalam perjalanan, siapkan diri Anda menghadapi situasi lalu lintas yang mungkin akan menguji batas kesabaran Anda. Mengalah untuk kebaikan lebih mulia dari pada meladeni pengendara lain yang mencoba memprovokasi Anda.

- Tunjukkan diri Anda bisa lebih beradab dengan menjaga etika berkendara yang baik serta mematuhi segala aturan lalu lintas yang ada. Prinsip berkendara di jalan raya adalah melihat dan terlihat. Lampu kendaraan adalah alat berkomunikasi antara pengendara satu dengan lainnya. Oleh karena itu gunakan lampu-lampu kendaraan sesuai fungsinya.

- Jika Anda memiliki ponsel, lakukan pengisian baterai hingga penuh. Apabila di ponsel Anda memiliki fasilitas GPS atau peta, bisa dimanfaatkan sebagai pengganti peta kertas agar lebih praktis. Sebaiknya mengoperasikan GPS atau peta pada ponsel dilakukan oleh pembonceng, bukan pengendara. Amggap saja Anda sedang reli ditemani navigator.

- Siapkan nomor-nomor penting di ponsel Anda jika sewaktu-waktu menemui kondisi darurat. Berikan pula nomor ponsel Anda pada famili atau kerabat yang akan dikunjungi.

-Jika Anda lelah dan butuh istirahat. Sebaiknya manfaatkan layanan posko-posko mudik di sepanjang jalan yang disediakan oleh produsen-produsen dan para ATPM sepeda motor. Selamat mudik...
Post a Comment