02.51
0
Pilihan knalpot Yamaha Vega ZR sudah sering dibahas. Nah, kali ini giliran dilakukan komparasi untuk mengetahui seberapa besar kenaikan performa yang bisa diraih.
Untuk mengingatkan, pesertanya ada Stanlee, 3D1, Ahau, dan AHRS Hexacon 02. Ada satu kontestan tambahan, merek HRP tipe Pro MX. Knalpot asal Yogya ini terbuat dari pelat galvanis yang dikrom. Dijual dengan harga Rp 195 ribu.

Tiap knalpot dapat kesempatan 3 kali run, lalu diambil hasil yang terbaik. Penggantian tanpa ubahan apapun, alias plug & play. Dalam kondisi standar, terukur tenaga 8,3 dk/7.833 rpm, torsi 8,5 Nm/5.947 rpm. Nah bagaimana dengan para kontestan? Yuk simak terus!

Stanlee

Knalpot asal Joglo, Jakbar ini berhasil mencapai angka maksimum 8,9 dk/7.753 rpm, torsi 9,87 Nm/4.322 rpm. Artinya tenaga naik 0,6 dk, sedang torsi 1,37 Nm. Grafiknya terbaca bahwa torsi maksimal tercapai di putaran rendah, artinya akselerasi lebih cepat. Suara tergolong nyaman di telinga.

HRP Pro MX

Pelepas gas buang ini mencatatkan hasil 8,9 dk/7.753 rpm, torsi 9,27 Nm/4.443 rpm. Menunjukkan terjadi peningkatan tenaga 0,6 dk dan torsi 0,77 Nm. Grafik tenaga maupun torsi di atas standar. Suaranya tergolong agak nyaring.

AHRS Hexacon 02

Jagoan dari Depok, Jabar ini berhasil membukukan angka 9 dk/7.429 rpm, dan 9,67 Nm/4.354 rpm. Atau tenaga meningkat sebesar 0,7 dk dan torsi 1,17 Nm. Grafik tenaga dan torsi pun di atas standar. Suara yang tercipta tergolong lembut.

AHAU

Knalpot rancangan Rudi ‘Ahau’ Sukirman ini performanya tergolong mantap. Mencapai 9,1 dk/7.609 rpm, torsi 9,55 Nm/4.408 rpm. Berarti meningkat sebanyak 0,8 dk dan 1,05 Nm. Grafik tenaga dan torsi ada di atas standar. Suaranya juga  cukup nyaring.

3D1

Knalpot rancangan Edi Racing Sport di Jl. Raya Depok-Sawangan, Jabar, juga berhasil meningkatkan performa cukup lumayan. Terukur tenaga jadi 9,1 dk/7.730 rpm, torsi 9,33 Nm/6.243 rpm. Peningkatannya sebesar 0,8 dk dan 0,83 Nm. Grafik tak beda jauh dengan kontestan lain, suaranya juga cukup keras.

Kesimpulan :

Penggunaan knalpot aftermarket di Yamaha Vega ZR, berhasil meningkatkan tenaga antara 0,6-0,8 dk, sedang torsi antara 0,77-1,37 Nm. Grafik tenaga berada di atas standar, sedang torsi maksimal tercipta di putaran mesin lebih rendah. Artinya tarikan motor jadi makin cepat.