Ganti CDI Vega ZR Dengan CDI New Mio

CDI Mio lama atau Mio Soul ternyata tak bisa diaplikasikan ke CDI New Mio. Begitu pula CDI Vega ZR tak bisa diaplikasi ke New Vega dan Jupiter Z. 

Penyebabnya ada pada perkabelan. Meski bisa ditukar pasang karena bentuk soket CDI yang sama, New Mio yang gunakan CDI Mio lama berkode 5TL ternyata tak bisa dihidupkan. Tentu saja sebaliknya Mio lama atau Mio Soul tak bisa dihidupkan dengan CDI New Mio berkode 28D. Penyebabnya?

Secara fisik, jelas bukan masalah ukuran. Bukan karena ukuran casing CDI Jupiter Z berkode 5TF atau pun 5TL lebih besar ketimbang 28D. Bukan pula disebabkan merek yang nempel di kedua CDI berbeda, 5TL atau 5TF dilabeli timbul Yamaha sedangkan 28D berlabel Moric. Lagi pula meski beda merek, kedua tipe dan model CDI ini produsennya sama kok, yakni PT. Moric!

Bukan juga perbedaan selisih sudut antara posisi pick up dan posisi pulser terhadap TMA. Tetapi murni penyebabnya karena letak kabel di soket kedua CDI berbeda.

Dari keterangan soket keduanya, posisi kabel plus aki berkelir cokelat muda/brown (Br) tidak terbalik dengan posisi kabel negatif aki berkelir hitam/black (B), karenanya meski kedua CDI tak bisa disaling tukarkan. Tapi tak sampai membuat CDI korsletting.

Pertanyaannya, kenapa juga posisi kabel ditukarkan? Padahal produsen alias pabrik CDI -nya sama juga. Dari segi fisik casing kedua CDI yang berbeda ukuran, jelas desain hubungan komponen-komponen di dalamnya berbeda. Sebab macam dipadatkan. Inilah yang bisa membuat jalur perkabelannya berbeda.

Nah, balik ke Vega ZR. Karena ukuran fisik casing CDI Vega ZR berkode 5D9 sama. Dengan tanda casing juga diembos merek Moric, tak heran muncul anggapan kedua CDI 28D dan 5D9 bisa saling ditukarkan. Dan memang benar adanya! Ini bisa dilihat dari hubungan perkabelan keduanya.
"Sekali lagi, Vega ZR hanya bisa aplikasi CDI New Mio berkode 28D!" 
Asyiknya, kedua mesin motor punya spek bore/stroke yang sama persis. Lebih tepatnya bore 50,0 mm dengan stroke 57,9 mm. Bisa diartikan tipikal mapping atau peta pengapiannya tak jauh beda. So, sekarang ada alternatif CDI racing atau aftermarket buat Vega ZR, yakni pasang CDI asal New Mio!

Namun dengan satu catatan karena puncak timing bagi mesin skutik relatif diset lebih rendah, kemungkinan begitu Vega ZR pasang CDI racing buat New Mio, timing mesti digeser naik. Sama seperti kejadian pada saat Jupiter Z atau New Vega kanibal CDI Mio lama.

Untuk pilihan CDI buat Vega ZR, selain mengaplikasi CDI New Mio, OP menyarankan beli saja CDI aftermarket yang sudah dirancang buat Vega ZR. Di pasaran ada produk BRT, tuh. Tinggal tancap tanpa perlu modifikasi pick up. Enak tho?

Hanya perlu diingat, CDI BRT punya beberapa tipe timing atau kurva pengapian yang sesuai dengan kebutuhan. Untuk BRT tipe Hyperband contohnya diberi kode ST, TR, dan RK.

Kode ST dan TR bisa digunakan untuk motor standar dan korek harian. Sedangkan tipe RK khusus untuk mesin balap. Pastinya timing pada tipe ST adalah terendah, sedang tipe TR puncak timingnya lebih tinggi. Begitu pula tipe RK malah lebih tinggi lagi.

Ingat sesuaikan dengan ubahan yang sudah dilakukan ke mesin. Sebab jika tidak, bukan penambahan performa yang Sobat dapatkan, tapi akselerasi mesin terasa berat. Timing pembakaran ketinggian sih.

Malah, efek lebih parah, suhu ruang bakar ketinggian. Terjadi detonasi. Dan karena panasnya gak normal, seher bisa macet atau rusak dengan permukaan menjadi berjerawat. Hiiii...

Untuk merek Rextor, sampai saat ini belum ada tuh diproduksi. Namun Sobat bisa coba aplikasi CDI Rextor Adjustable buat New Mio. Hanya saja mesti disetting Pulser Position Adjuster (PPA) lebih advance dengan memutar ke berlawanan arah jarum jam.
Begitu pula dengan MSS (Map Selector Switch) juga mesti dicari.

Atau jika Sobat kesulitan mendapatkan CDI BRT khusus Vega ZR atau Rextor untuk New Mio di pasaran, maka solusinya ya pasang saja CDI BRT atau Rextor untuk Jupiter Z. OP yakin lebih mudah ditemui. Tetapi dengan satu catatan, perkabelan mesti diubah. Ikuti saja diagram perkabelan di atas.

Mekanik Bengkel, Berbicara Dengan Mesin

Memang dengan mendengarkan suara yang timbul dari mesin, mekanik begitu juga kita bisa mengetahui kemungkinan komponen apa yang mengalami masalah. Bisa aus dan waktunya diganti, atau sekadar butuh penyetelan yang tepat.

Mekanik dengan jam terbang cukup tinggi lah yang mempelajari dengan cara menyimak suara-suara mesin ini lah yang mampu menganalisa bunyi abnormal dengan sangat baik. saya yakin banyak mekanik kita yang mampu melakukannya.

Bahkan di luar negeri macam Jepang, cara menganalisa mesin lewat bunyi yang timbul ini dijadikan ilmu khusus. Ilmu yang disebut Engine Sound atau suara mesin. Lebih lengkapnya ilmu ini adalah analysis through engine sound.

Di ilmu ini, dipelajari cara menyaring suara-suara mesin. Dengan cara-cara tertentu, suara-suara mesin bisa dipilah menjadi normal dan tak normal. Ada alat yang dibutuhkan, ada pula prosedur untuk melakukannya.

Alatnya simpel, hanya lah berupa mechanic's stethoscope. Alias stetoskop mekanik, ya alatnya mirip yang dipakai dokter-dokter itu hanya ujungnya berupa batang padat. Atau kita bisa menggunakan obeng sebagai penggantinya. Singkatnya, ini ilmu yang mengajari kita cara berbicara dengan mesin. Karena secara tidak langsung kita mendengarkan keluhan dari mesin.

Untuk mengetahui bahwa masalah ada pada kem atau rocker arm yang aus. Maka bunyi yang terdengar memang mirip-mirip dengan bunyi yang ditimbulkan ketika celah klep telah menjadi terlalu longgar. Yakni tik.. tik.. tik..

Itu karena keausan ini membuat langkah gerak mekanisme klep juga terlalu longgar. Untuk memastikan Sobat tetap harus membongkar kem dan rocker arm. Baru deh menilainya secara visual.

Sebelumnya Sobat bisa perhatikan bagaimana kondisi baut setelan klep. Jika baut terkunci dengan posisi lebih dalam, maka bisa dipastikan kem kemungkinan sudah mulai aus di bagian profilnya. Atau pada bagian rocker arm.

Sebab jika sepatu rocker arm atau bubungan kem aus, maka untuk menyentuh profil kem, posisi rocker arm alias templar harus lebih turun. Dengan demikian, posisi baut pengetuk klep mejadi lebih naik, celah klep pun makin longgar.

So, untuk memepertahankan celah klep normal, baut setelan klep harus diputar lebih ke dalam. Dan pasti ujung atas baut setelan klep pun turun. Kadang hingga ulir terakhir pun tenggelam ke lubang rumah baut setelan klep di rocker arm.

Suara yang ditimbulkan memang mirip dengan setelan klep yang terlalu longgar. Namun dari suaranya bakal sedikit berbeda jika diperhatikan frekuensi munculnya suara.

Untuk setelan klep yang terlalu longgar, suara tik.. tik.. tik.. itu selalu muncul dari rentang rpm bawah hingga tengah dan atas. Frekuensi nya mengikuti rpm. Sedangkan jika rocker arm yang kalah terutama di bagian pen atau as rocker arm dan profil kem, maka suara kasar timbul tenggelam. Artinya kadang muncul kentara, tapi kadang suaranya tak muncul.

Namun sering kali masalah rocker arm dan kem yang aus mudah terdeteksi jika gas dimainkan.

Nah, yang berbeda antara setelan klep terlalu longgar dengan profil kem aus, adalah terasa di performa yang pasti ngedrop.
Tentu sekali lagi, untuk memastikan. Komponen-komponen tadi mesti dibongkar dan dicek secara visual.

Rantai mesin yang kendur memunculkan suara cer.. cer.. cer.. Mekanik biasa menyebutnya suara kemecer.. Oh ya.. Prosedur melakukan analisa suara mesin adalah kunci keberhasilan. Ada langkah-langkah yang harus ditempuh dari sebelum hingga ketika melakukan diagnosa.

Dan itulah kelebihan yang telah dilakukan lewat ilmu analysis through engine sound ini. Mereka telah menyusun atau menabelkan tiap langkah yang harus dilakukan mekanik untuk menganalisa pada kasus yang berbeda.

Prosedur awal itu dimulai dengan mengisolasi suara dari mesin. Untuk itu motor yang bakal dianalisa bahkan dianjurkan tidak distandarkan. Karena kontak standar dengan lantai bisa menimbulkan getaran lain. Getaran yang bisa mengganggu getaran atau suara yang bakal terdeteksi.

Agar hal ini bisa dilaksanakan, maka butuh orang lain untuk memegangi motor. Atau standarkan tengah motor dengan beralaskan benda yang mampu meredam getaran seperti karet. Menutup lubang knalpot sementara waktu juga bisa membantu mekanik untuk berkosentrasi ke suara-suara hanya dari mesin.

Tentu saja agar bisa lebih fokus ke suara-suara mesin, paling utama adalah mendekatkan telinga ke sumber suara. Dalam hal ini mesin. Namun langkah ini menjadi lebih praktis dan lebih tepat jika mekanik melengkapi dirinya dengan stetoskop mekanik atau obeng yang cukup panjang. Sebab dengan begitu telinga tak perlu terpapar panas mesin secara langsung. Selain itu suara terdengar lebih jelas lewat stetoskop.

Dengan menempelkan ujung stetoskop ke satu daerah yang dicurigai bakal lebih menguatkan masukan dari sekitar daerah yang ditempelkan. Langkah ini bisa disebut sebagai upaya melokalisasi sumber suara.

Tetapi menggunakan alat stetoskop bukan otomatis kita bisa mendengar suara abnormal atau noise dari komponen di dalam mesin, lho. Stetoskop tidak menjadikan kita secara otomatis mengetahui ada yang tidak normal pada part mesin.

Stetoskop hanya membantu mekanik melokalisasi sumber suara tapi untuk bisa mengetahui ada tidaknya suara yang tak normal pada mesin butuh langkah berikutnya. Langkah atau perlakuan yang harus dilakukan berikutnya sambil menggunakan stetoskop ternyata tidak sama pada tiap kasus atau komponen yang diselidiki. Ada syarat khusus yang melekat pada tiap komponen. Secara singkat bisa diterangkan bahwa untuk bisa menganalisa sebuah komponen, kita wajib pahami dulu bagaimana komponen itu berperilaku selama bekerja.

Ini berkaitan dengan di putaran mesin berapa bunyi abnormal itu bakal muncul. Selain itu cara membuka gas juga ikut mempengaruhi bisa muncul tidaknya suara abnormal tadi.
Karena itu pada satu kasus bukaan gas mungkin cukup dihentak ringan. Atau gas harus dibuka dengan mengurut. Bahkan suara abnormal bisa terdeteksi hanya ketika sesaat gas secepatnya ditutup setelah diurut. Cara-cara itulah yang ditabelkan dalam ilmu engine sound.

Kembali ke kasus rantai mesin kendur. Setelah prosedur awal sudah dilakukan, maka mesin dihidupkan. Letakkan ujung stetoskop atau obeng ke daerah posisi rantai mesin. Di rata-rata mesin posisi rantai mesin ada di sisi kiri dari blok dan kop mesin. Untuk mesin Bajaj, dan Yamaha Scorpio rantai mesin ada di sisi kanan blok dan kop mesin.

Ketika suhu mesin sudah normal, maka berikutnya rpm dinaikkan dengan cara mengurut gas. Lalu setelah berada di rpm tengah, maka gas kembali ditutup secara perlahan. Maka suara rantai mesin yang kendur bakal kentara muncul.

Cara ini analoginya sama dengan rantai roda. Ketika rantai roda sudah kendur, maka simpangan tak normalnya tak tampak menonjol jika roda diputar stabil. Tetapi begitu putaran roda dilambatkan secara perlahan, maka simpangan rantai bakal terlihat jelas sekali melebar. Analogi inilah yang diterapkan pula ke analisa rantai mesin yang kendur.
Hehehe.. Kalau suara mirip mesin jahit jelas bukan. Suara mirip mesin jahit malah mendekati dengan setelan klep longgar atau ada masalah di bagian mekanisme buka-tutup klep.

Untuk mengetahui keausan seher terhadap liner, maka gas terlebih dahulu dibuka dan rpm ditahan cukup tinggi. Lantas secepatnya gas ditutup. Dengan penutupan gas secara cepat itu maka terjadi deselerasi mendadak yang menyebabkan piston terganggu gerakannya.

Saat itulah piston mengalami simpangan terbesar terhadap terhadap liner atau boring. Dan jika keausan di antaranya cukup besar maka bakal terdengar suara mirip ketukan dari blok. Terutama pada bagian antara blok dan kop silinder. Begitulah cara berbicara dengan mesin..

Sumber : OtoPlus

Tips Mencegah Mogok Saat Banjir

Sebelum menjawab tentang alat atau perlengkapan apa yang bisa dipasangkan ke motor agar tidak mudah mogok saat banjir, perlu dijelaskan terlebih dulu bro, tentang pernyataan "busi atau knalpot yang kemasukan air."

Busi tak mungkin kemasukkan air. Itu karena busi bukanlah benda yang memiliki lubang. Kalau yang dimaksud adalah ujung elektroda busi atau ujung busi yang berhubungan dengan kabel busi kebasahan air, itu baru bisa menjadi faktor penyebab mogok.

Pernyataan tentang knalpot yang kemasukan air lantas menyebabkan mogok pun mesti diluruskan. Sebab masih memungkinkan sebuah mesin hidup walau pun knalpot berisi air!

Buat lebih memahami hal-hal ini mesti dipahami dulu faktor-faktor penyebab mogok. Mogok adalah peristiwa matinya mesin yang sedang menyala.

Sebuah mesin dikatakan mogok jika gagal melangsungkan proses pembakaran. Khusus kegagalan pembakaran di mesin Otto (2 tak atau 4-tak) yang disebabkan oleh air ini bisa dibagi menjadi 2 faktor.

Pertama adalah masuknya air ke ruang bakar. Dan yang kedua adalah air menyebabkan korsleting atau hubungan singkat kelistrikan pengapian.

Sebenarnya di lingkungan tropis seperti negara kita, selalu ada air yang masuk ke ruang bakar dan ikut dalam proses pembakaran. Bingung? Bukankah udara yang dihisap mesin memiliki kelembaban. Itu berarti selalu ada fraksi air dalam udara yang terhisap kan?

Hanya saja fraksi air dalam udara itu jumlahnya relatif sedikit (seperseribu) dan berbentuk gas bukan cairan. Hal inilah yang menjadikan air tersebut belum bisa menggagalkan proses pembakaran.

Proses pembakaran dalam ruang bakar bisa gagal karena air jika jumlah air yang masuk membuat jumlah bahan bakar dan udara secara signifikan terkurangi.

Selain itu jika air yang masuk membuat elektroda busi terhubung singkat. Dan busi pun gagal memercikan bunga api.
Nah, masuknya cairan air ke ruang bakar kemungkinan terbesar melewati saluran masuk. Itu berarti jika kondisi mesin normal maka air masuk lewat saluran udara dan saluran bahan bakar.

Pada kondisi banjir atau hujan, air bisa masuk melalui badan karbu atau moncong karbu. Karena itu pastikan saluran udara dan boks filter tidak bisa disusupi air. Caranya dengan memastikan hubungan saluran udara dengan moncong karbu rapat.

Sedangkan karbu, pastikan tutup skep tertutup rapat dan saluran pernafasan karbu tidak mudah disusupi air. Pabrikan biasanya melengkapi karbu dengan slang yang terhubung ke saluran pernafasan. Slang ini biasanya ujungnya ditekuk dan diletakkan di atas karbu demi mencegah air menutupi atau masuk lewat saluran pernafasan.

Soal kemungkinan air masuk lewat knalpot adalah sangat kecil karena pada saat mesin hidup, di knalpot terjadi tekanan positif yang bisa mengusir air. Oh ya jika saat mogok ditemui air di dekat header atau katup buang, sebenarnya bukan menunjukkan air itulah yang menyebabkan mogok.

Namun sesaat setelah mesin mati, tekanan positif gas buang di knalpot pun hilang. Otomatis ini menyebabkan terjadinya tekanan vakum atau negatif yang kemudian menarik air bahkan hingga ke ruang bakar melalui katup buang.

Sedangkan tentang faktor kedua yakni air menyebabkan korsleting komponen pengapian. Komponen pengapian yang dimaksud adalah CDI, koil, kabel busi, dan cop busi. Agar tidak terjadi korsleting karena air maka tiap komponen ini harus dipastikan tidak mudah ditembus air.

Tentang CDI dan koil, pabrikan biasanya menempatkan komponen ini relatif terlindungi dari cipratan air. Selain itu ditempatkan di posisi relatif tinggi.

Tetapi tetap saja perlu dipastikan bahwa soket penghubung kabel komponen pengapian juga terlindungi dari air. Sedangkan kondisi kabel busi harus diperiksa agar tidak terjadi kebocoran tegangan. Setidaknya hubungan kabel busi dan cop busi harus rapat. Begitu pula hubungan cop busi dengan badan busi bagian keramiknya.

Dari uraian di atas, sebenarnya pabrikan sudah merancang motor untuk tidak mudah mogok karena hujan atau pun banjir. Tentu saja tinggi air banjir mesti diperhitungkan juga setidaknya ujung knalpot jangan sampai seluruhnya terendam. Jika terendam ya jangan dilewati.

Karena itu sebenarnya tidak ada alat tambahan yang diperlukan untuk membuat motor menjadi tahan mogok saat melewati banjir. Hanya pastikan komponen-komponen yang disebut di atas berfungsi dan terlindungi secara normal.
Nah salah satu cara untuk memastikannya bisa dengan memberikan lem silikon atau lem gasket untuk merapatkan hubungan kabel-kabel komponen pengapian. Penggunaan cop busi yang lebih kedap air seperti standar milik matik juga bisa jadi alternatif pencegahan.

Vega ZR, anti mogok saat banjir!!

Vegalovers, disaat musim Hujan ini tentu membuat kita was-was dalam berkendara, apalagi saat menghadapi kondisi banjir, nah dengan motor Yamaha Vega ZR para pemiliknya tidak perlu khawatir motor akan mogok saat melewati banjir "Exclaim"  pada motor tersebut asalkan bagian karburator tidak terendam banjir maka motor tidak akan mogok, dengan rancangan Cap Busi yang kedap air membuat suplai percikan api buat kebutuhan ruang bakar tidak akan terhadang oleh air, makanya mesin Vega ZR tetap hidup.
anti mogok saat banjir
Untuk membuktikannya maka diadakanlah eksperimen!! mesin Vega ZR direndam air sampai 2/3 dari tinggi Roda depannya selama 24 jam nonstop Big Suprise dan luar biasanya mesin tidak mati Exclaim (Eksperimen ini dilakukan di Banjarmasin, Kalimantan)
Nah terbukti kalo Vega ZR anti banjir! bagi vegalovers tidak perlu khawatir nie saat2 hujan seperti ini tapi tetap ya bro Safety Riding

Tips Nyaman Saat Berboncengan Motor

Acapkali para pengendara motor mengabaikan unsur safety riding. Termasuk saat mereka berkendara berboncengan. Padahal ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika berkendara berboncengan.

Hal paling utama yang harus dijaga saat berkendara, baik sendirian maupun berboncengan adalah buat diri senyaman mungkin. Itu artinya pengemudi harus terhindar dari beberapa hal yang bisa memecah konsentrasinya.

Bagi yang dibonceng, sebaiknya berpegangan dengan badan sang pengemudi. Hal itu dikarenakan, agar yang dibonceng terhindar dari hentakan-hentakan yang terjadi saat tuas gas ditarik maupun kala pengereman.

Pegangan dapat dilakukan dengan melingkarkan tangan di perut pengemudi. Dengan berpegangan, maka yang dibonceng akan terhindar dari gaya sentrifugal maupun momen inersia saat terjadi pengereman, tarikan, belokan maupun melayang akibat motor dipacu kencang dan melintasi lubang. Jangan lupa pula untuk merapatkan kedua paha pada bodi pengemudi, agar memudahkan saat motor digunakan akselerasi.

Setidaknya bila yang dibonceng sudah melakukan kedua hal di atas, maka pengemudi akan dapat dengan mudah mengendalikan motor. Dengan begitu, proses berkendara tetap nyaman saat motor dipacu kencang, sedang maupun santai. Itu lantaran membuat beban tetap berada di bawah motor di antara pengendara.

Padahal saat ini banyak orang, terutama kaum muda yang berpacaran saat berkendara berboncengan, dengan kaki si cewek (yang dibonceng) di footstep depan. Itu sangat berbahaya, sebab dengan begitu, kaki pengemudi kurang bebas saat akan menginjak rem maupun memindah gigi perseneling.

Selain kaki memijak footstep depan, hal lain yang perlu dihindari adalah menyandarkan kepala di salah satu sisi pundak sang pengemudi. Bisa jadi ini merupakan sebuah langkah bahaya, sebab akan membatasi gerak kepala dan penglihatan dari pengemudi saat memantau arus lalu lintas. Akibatnya, kepala pengemudi akan terhalang saat hendak menoleh ke kiri maupun kanan.

Sepeda motor sejatinya hanya diciptakan untuk dua orang. Jadi jangan sampai mengendarai motor dari jumlah yang telah ditentukan, sebab hal tersebut sudah tidak lagi aman bagi pengendara. Apalagi berboncengan lebih dari dua orang dewasa, dengan kondisi motor dipacu kencang.

Kalau dengan anak kecil di bawah 12 tahun okelah. Syaratnya, Si anak harus ditaruh di tengah diantara pengemudi dan yang dibonceng dengan posisi duduk. Anak jangan diberdirikan, sebab berisiko terpental saat terjadi pengereman secara tiba-tiba. Sang anak juga jangan ditaruh di depan pengemudi, sebab paru-paru anak kecil belum sekuat orang dewasa, sangat rentan terkena terpaan angin.

Perbandingan Fitur, Teknologi Matic 110cc

Perbandingan Desain, Harga Matic 110cc | vegalovers
Setelah harga dan desain pada tulisan sebelumnya , kini saatnya membedah fitur dan teknologinya. Masing-masing punya kelebihan. Baik fitur dan teknologi yang ada hubungannya dengan kemudahan berkendara dan akomodasi, juga teknologi mesin khususnya sistem injeksi bahan bakarnya. Yuk kita tengok satu persatu!
Yang jelas semua motor ini sudah mengadopsi automatic headlamp on. Sedang untuk panel speedometernya, secara fungsi semuanya menawarkan fungsi informasi yang sama. Speedometer, odometer, indikator bensin, indikator lampu jauh, indikator sein dan indikator sistem injeksi. Bedanya cuma penempatan, tapi over all mudah dibaca baik siang maupun malam hari.
Untuk akomodasinya, semua punya konsol di bawah setang. Laci kecil ini ada dua kanan-kiri pada Honda BeAT FI dan Suzuki Nex. Sedang Mio J hanya ada satu saja di sebelah kiri. Sedang untuk bagasi di bawah joknya, Suzuki Nex harus mengakui kalau tempat menyimpan barang yang dimilikinya paling kecil dibanding kompetitornya. Bagasinya jadi sempit karena harus berbagi dengan rumah aki.
Yamaha Mio J punya bagasi di bawah dengan ukuran lumayan lega, volumenya 8,1 liter. Meski tidak terlalu dalam tapi mampu membawa dua set jas hujan model setelan plus piranti lain seperti sarung tangan. Tapi Honda BeAT FI hadir dengan bagasi paling lega, volumenya 11,2 liter. Bisa lebih besar karena aki dipindah ke dek pijakan kaki, bukan di boks bagasi seperti dua kompetitornya.
Masih soal akomodasi, tiap motor ini sama-sama punya gantungan barang. Bedanya, kalau Suzuki Nex FI dan BeAT FI agak tinggi di bawah setang. Sedang Mio J di bawah jok, rasanya jadi terlalu pendek. Bawa tas berukuran sedang, sudah enggak bisa nyantol.
Lanjut ke urusan safety. Untuk yang satu ini, Honda paling lengkap karena sudah memiliki side stand switch dan parking brake lock. Saat standar samping terbuka, mesin akan mati atau tidak bisa dihidupkan. Sedang parking brake lock berguna sebagai rem tangan ketika berhenti di jalan yang tidak datar. Pada varian tertingginya malah sudah dilengkapi dengan combine brake system (CBS), sekali rem belakang, rem depan otomatis ikut bekerja.
Di sisi safety, Yamaha hanya punya rumah kunci kontak dengan pengaman bermagnet. Meski BeAT FI juga punya, tapi pengoperasiannya lebih mudah pada Yamaha Mio J. Setelah melakukan kunci kontak, tinggal putar lingkaran luar rumah kunci kotaknya untuk menutup lubang kuncinya. Sedang Honda harus mendorong tuas kecil karena tidak otomatis menutup ketika anak kunci dicabut.
Untuk safety baik pengendara atau motor dari pencurian, Suzuki Nex FI paling minimalis. rumah kuncinya juga tidak dilengkapi pengaman bermagnet. Jangan lupa bawa kunci ganda atau gembok ya!
Masing-Masing Punya Keunggulan Teknologi Urusan teknologi, ketiganya menawarkan keunggulannya masing-masing. Konsentrasi ulasannya ada pada mesin dan sistem injeksi bahan bakarnya ya! Yamaha Mio J hadir dengan forged piston dan DiAsil Cylinder. Dua komponen ini lebih kuat dan dipastikan hanya ada di sepeda motor Yamaha. Mio J juga sudah mengadopsi roller rocker arm, membuat pergerakan rocker arm dan komponen lain seperti noken as dan klep lebih minim gesekan.
Sedang injeksinya pakai YMJET-FI (Yamaha Mixture Jet-Fuel Injection). Cirinya punya dua katup kupu-kupu di throttle body-nya, juga ada selang air assist passage untuk mengalirkan udara ke ruang bakar pada putaran mesin rendah. Fungsinya untuk mendapatkan asupan udara yang efisien. Tidak kebanyakan tapi memiliki tekanan yang lebih besar. Teknologi ini juga hanya ada di Yamaha. Jumlah sensor sistem injeksinya lumayan lengkap, totalnya ada 6 yang terdiri dari TPS (Throttle Position Sensor), IAPS (Intake Air Pressure Sensor) dan IATS (Intake Air Temperature Sensor), O2 Sensor, Crank Angle Sensor dan Engine Temperatur Sensor.
Sedang Honda BeAT FI mesinnya sama seperti Yamaha Mio J. Satu silinder SOHC dan juga telah mengadopsi roller rocker arm, bahkan lebih dulu ketimbang generasi Mio. Tapi injeksinya masih konvensional dengan satu katup kupu-kupu dan jumlah sensor yang lebih sedikit.
Sensor di Honda BeAT FI adalah Throttle Position Sensor (TPS), Engine Coolant Temperature (ECT) atau Engine Oil Temperature (EOT), Crankshaft Position (CKP) dan O2 Sensor. Pada sistem injeksi Honda generasi terbaru ini minus Manifold Absolute Pressure (MAP) dan Intake Air Temperature (IAT). Meski jumlah sensornya dikurangi tapi pihak Honda mengklaim tidak ada yang penurunan performa pada kinerjanya.
Terakhir adalah Suzuki Nex FI. Suzuki menerapkan prinsip Light, Efficient and Powerfull (LEaP). Konsepnya adalah jurus meringankan tubuh, Komponen di dalam mesinnya dibuat lebih ringan tanpa mengurangi kekuatannya.
Pada sistem injeksinya, jumlah sensornya paling banyak. Totalnya ada 7, 6 buah sama seperti yang digunakan Mio J tapi ditambah dengan Tip-Over Sensor. Fungsinya untuk membaca sudut kemiringan motor, ketika terlalu rebah atau terjatuh maka sensor ini akan mengirimkan sinyal ke ECM agar sistem injeksi akan secara otomatis dimatikan.

Sumber : Otomotifnet.Com

Perbandingan Desain, Harga Matic 110cc

Munculnya Honda BeAT FI membuat pilihan konsumen makin beragam. Kini pilihannya lengkap sudah, 3 merek besar di Indonesia punya wakilnya yang satu kelas. Honda dengan BeAT FI, Yamaha mengandalkan Mio J dan Suzuki punya Nex FI.
Tentunya jadi menarik kalau ketiganya kita komparasi. Dari desain, harga hingga fitur, teknologi dan performanya. Setuju! Ketiganya satu kelas secara konsep, yaitu matik entry level yang ada di pasaran. Makanya, Honda Spacy Helm In dan Yamaha Soul GT sengaja enggak diikutkan, meski masih serupa secara beda segmentasi pasarnya.

Karena salah satu yang paling mempengaruhi keputusan membeli sepeda motor adalah desain dan harga, maka pada tulisan pertama ini dua hal tersebut yang jadi fokusnya. Ketiga motor ini punya harga jual yang tidak jauh berbeda. Ada di kisaran Rp 12 sampai Rp 13 jutaan.

Harga
Mari dirinci satu persatu. Harga diambil dari website masing-masing pabrikan yang merupakan harga on the road Jakarta per hari ini (25 Oktober 2012). Dimulai dari Yamaha Mio J ya.. Matik Yamaha ini punya banyak varian. Bedanya hanya sebatas pilihan pelek spoke wheel (jari-jari) atau casting wheel (CW) dan pilihan warna.
Totalnya ada 5 varian dengan total 20 pilihan warna. Wow! paling banyak dibanding kompetitornya. Tapi beda varian saja, beda pula harganya. Semua varian yang memakai pelek CW beda tipis sih, maksimal selisih Rp 200 ribu saja.

Sedang Honda punya tiga varian berbeda, ada BeAT FI berpelek jari-jari, pelek casting wheel dan yang paling tinggi dilengkapi fitur combine breake system (CBS). Sedang Suzuki cuma punya satu varian saja, Nex FI pakai pelek CW dan harganya ternyata paling murah dibanding kompetitor yang pakai pelek serupa.

Berikut harga jual masing-masing tipe:
Harga Yamaha Mio J Spoke Wheel: Rp 12,1 juta
Harga Yamaha Mio J Sporty Casting Wheel: 12,9 juta
Harga Yamaha Mio J Standar Casting Wheel: Rp 12,95 juta
Harga Yamaha Mio J Teen Casting Wheel: Rp 13,1 juta
Harga Yamaha Mio J Black Series Casting Wheel: Rp 13,1 juta
Harga Honda BeAT FI Spoke Wheel: Rp 12,1 juta
Harga Honda BeAT FI Casting Wheel: Rp 12,9 juta
Harga Honda BeAT FI Combine Brake System: Rp 13,5 juta
Harga Suzuki Nex FI Casting Wheel: Rp 12,65 juta

Sumber : Otomotifnet.Com

Tips sebelum membeli sepeda motor baru

Banyak orang menyesal setelah membeli motor baru entah karena kecewa, atau cepat bosan dengan sepeda motor yang baru dibelinya, entah itu desain, kualitas body, ketahanan mesin sampai dengan bayar kreditan :D
Berikut ini saya bagikan beberapa tips sebelum anda membeli sepeda motor
1. Planning / Rencana kegunaan
Mohon fikir dulu, kegunaan motor ini untuk apa? untuk belanja, untuk sekolah, untuk ngantor atau untuk ngojek wkwkwk
karena sebagian motor mempunyai fungsi dan kegunaan masing2, misalnya wanita cenderung milih matic karena mudah penggunaanya,bisa multifungsi sekaligus gaya :P
adapung pria memilih motor bebek karena gampang perawatan, gampang dimodif, enak buat aktifitas harian(bawa barang maupun ngojek)
2. Area jelajah
Nah, ini para bikers mania kurang mengerti, biasanya daerah untuk pegunungan memilih motor bebek atau motor sport, karena kuat ditanjakan sekaligus irit minum bensin, saya sarankan jangan beli motor matic alasanya, konsumsi bensinya lumayan boros dibanding motor bebek trus minim tenaga (pengalaman pribadi)
Jadi beda jauh sm yang tinggal di pesisir pantai (pantura), bisa milih motor apa aja.
3. Service & sparepart
Pernah ada teman bikers ngeluh ke saya, "mas nyari spartpart gir merk ini koq susah ya, kalaupun ada di pusat kota" waduh bisa jebol dah tu dompet (harganya, waktunya, + mampir beli Es) saran saya carilah merk yang mudah perawatanya sekaligus sparepartnya :D
4. Harga
Sebelum bernegosiasi dengan para sales dealer, alangkah baiknya kumpulin tuh brosur2 motor dari beberapa dealer, karna beda dealer beda harga, biasanya diiming2 dengan hadiah atau dikon gede.
hati2 jebakan, intinya teliti dengan cermat (kalo perlu pakai kalkulator)
sekian dulu tips dari saya, kalo ada yang benar silahkan ambil, kalo ada yang salah mohon koreksi
"Saya bukan sales motor, saya hanya pecinta motor" - vegalovers

Helm : untuk keselamatan dan keamanan

Helm dirancang untuk keamanan dan kenyamanan selama berkendara, Jadi Helm itu..

*Disainya kudu Aerodinamika, Helm menyatu dan menyegel sempurna suara angin dan kelelahan mata.
*Ada Ventilasinya, Ventilasi udara yang baik sehingga nyaman dipakai sepanjang hari.
*Tahan Banting / G-Shock, Dampak benturan lebih teredam / tertahan.
*Anti kuman / Hygienis, Bagian dalam helm dapat dicuci :D

Perawatan Helm
1. Pilih Helm yang sesuai dengan Kepala Anda
2. Memakai Helm dengan Benar
Tempatkan kedua tangan anda pada kedua sisi helm. Jika anda merasakan bantalan bergeser pada kepala   anda, berarti helm anda kebesaran. Dan jika telinga kiri dan kanan terasa sakit, berarti helm anda kekecilan.


Memasukkan Helm dengan Benar Kencangkan tali dagu, tekan gesper tali dagu ke dalam songket sampai berbunyi 'Klik'. Sesuaikan panjang tali dagu untuk mengubah jarak.


Memasukkan Helm dengan Benar Periksa helm pengikat (tali dagu). Letakkan kedua tangan di belakang helm dan coba tekan helm dengan memutarnya ke depan. Letakkan kedua tangan di depan dahi (atau pada pelindung pipi) dan coba dorong helm dengan memutarnya ke belakang.
3. Cara Penggunaan Helm yang Tepat
4. Perawatan Kaca / Visor  Gunakan kain halus untuk membersihkan visor dan jika diperlukan gunakan air untuk permukaan yang berdebu atau berpasir (tidak boleh memakai pelarut / bahan kimia)

5. Penggantian Helm  Walaupun helm Yamaha anda terbuat dari bahan yang terbaik untuk menjadi produk yang tahan lama, segeralah ganti helm anda jika : Terkena benturan. Setiap benturan pada saat tabrakan atau terjatuh dari ketinggian 4 kaki atau lebih sudah cukup merusak helm anda. Gunakan helm anda hanya sekali benturan. Kerangka helm, kain pelapis, atau sistem pengikat rusak. Sudah digunakan selama 3-5 tahun.

Ganti Oli, Penting Tapi Sering Lupa!

Fungsi oli sebagai pendingin, pelindung dari karat dan pembersih. Pelumas juga dapat menutup pori-pori komponen. Sehingga gesekan antar part di dalam mesin lebih halus serta mudah mencapai suhu kerja ideal.

Punya fungsi yang extreme, tentu pelumas tidak bisa kerja sendiri. Agar kualitasnya terjaga, perlu komponen pendukung berupa filter. Juga perawatan berkala. Nah, biar tidak ada kendala, berikut  cara-cara sederhana yang bisa menghindari penurunan kualitas oli.
Ganti Selagi Hangat
Ganti oli bagusnya ketika mesin panas atau tunggu dingin? Ada yang bilang lebih baik ketika dingin untuk menghindari baut slek. Ada juga yang bilang, bagus pada saat mesin panas. Pasalnya oli masih encer, sehingga memungkinkan pelumas mudah mengalir.

"Baiknya dilakukan saat mesin masih hangat kuku. Bukan lagi panas. Kalau masih hangat, oli masih encer dan lebih mudah ditekan keluar mengunakan udara kompresor.  Dan baut kembali ditutup jika mesin sudah dingin,"
Kompresor Berfilter
Saat akan ganti oli, pelumas lama yang masih di dalam karter dan terselip di celah yang sempit, mesti ditekan keluar angin kompresor. Biasa dilakukan mekanik, agar oli benar-benar keluar dan tak ada yang tersisa.

Namun tanpa disadari, udara bertekanan dari dalam tabung kompresor juga mengandung air. Dapat mengganggu kualitas base oil beserta aditif.
"pilih bengkel yang menggunakan water filter di kompresor. Sehingga tak dimasuki air,"

Lebih Baik Ganti Filter Oil
Agar kualitas tetap baik dan bersirkulasi benar, mesin motor bebek, sport atau skubek sudah dilengkapi filter oli. Tugasnya menyaring geram atau kotoran di pelumas agar tidak ikut bersirkulasi.
"Ada 2 jenis filter oli, yaitu tipe kertas dan kawat kasa. Kawat kasa dibersihkan tiap 9 bulan. Di motor baru, filter tipe kertas baiknya ganti setelah 1 bulan pakai. Penggantian berikutnya setelah 9 bulan atau 3 kali servis rutin. Harganya tidak lebih dari Rp 10 ribu," 
Overhaul kudu tambah oli
Sehabis turun mesin, pelumas di dalam dapur pacu benar-benar bersih. Nah, kerena tidak ada sisa oli, pastinya saat akan mengisi ulang pelumas baru takarannya pun harus lebih banyak.

Makanya disarakan saat akan mengisi oli ke dalam mesin yang habis dibongkar, takaran olinya mesti dilebihkan sekitar 100-200 ml. Apalagi kalau tunggangan juga dilengkapi oil cooler yang juga perlu perawatan. Kapasitas pelumas sebaiknya ditambah di atas takaran normal.

Servis Filter Sentrifugal
Di motor-motor baru, saringan oli yang biasa dibersihkan tipe kertas. Tapi, di tunggangan model lama macam Honda Tiger atau Shogun 110, masih pakai filter oli sentrifugal, waktu perawatannya lama, yaitu sekitar 9 bulan. Dikerjakan pada saat membersihkan bak oli. Peranti ini terpasang di bak mesin kanan atau dekat gir primer.
"Filter sentrifugal lebih sering menyaring geram-geram lebih halus. Makanya untuk membersihkan kotorannya tidak terlalu sering dan bisa dibilang cukup lama,"

Baut Magnet lebih meyakinkan lagi
Masih belum yakin kinerja oli filter yang sejak dulu dilengkapi pabrikan motor, pemilik tunggangan bisa saja memanfaatkan baut bermagnet. Dipasang di lubang buang oli, punya fungsi menangkap geram-geram yang tidak ikut tersaring oli filter.
Sehingga rasa khawatir serbuk besi menutupi filter dan lubang aliran sirkulasi bisa diredam. Untuk mendapatkan part seharga Rp 25 ribuan ini,

Sumber : (motorplus-online.com)

Panduan Memilih Ban Vs Pelek Motor

[Ukuran Velg VS Ban]
1.20 X 17" | 2.00-17 ; 50/90-17 = OK
1.40 X 17" | 2.00-17 ; 50/90-17 = Kotak
1.60 X 17" | 2.00-17 ; 50/90-17 = Ngga Cocok
1.85 X 17" | 2.00-17 ; 50/90-17 = Ngga Cocok
2.15 X 17" | 2.00-17 ; 50/90-17 = Ngga Cocok
2.50 X 17" | 2.00-17 ; 50/90-17 = Ngga Cocok

1.20 X 17" | 2.25-17 ; 60/90-17 = Pas
1.40 X 17" | 2.25-17 ; 60/90-17 = OK
1.60 X 17" | 2.25-17 ; 60/90-17 = Kotak
1.85 X 17" | 2.25-17 ; 60/90-17 = Ngga Cocok
2.15 X 17" | 2.25-17 ; 60/90-17 = Ngga Cocok
2.50 X 17" | 2.25-17 ; 60/90-17 = Ngga Cocok

1.20 X 17" | 2.50-17 ; 70/80-17 = OK
1.40 X 17" | 2.50-17 ; 70/80-17 = Pas
1.60 X 17" | 2.50-17 ; 70/80-17 = OK
1.85 X 17" | 2.50-17 ; 70/80-17 = Kotak
2.15 X 17" | 2.50-17 ; 70/80-17 = Ngga Cocok
2.50 X 17" | 2.50-17 ; 70/80-17 = Ngga Cocok

1.20 X 17" | 2.75-17 ; 80/90-17 = Bulat
1.40 X 17" | 2.75-17 ; 80/90-17 = OK
1.60 X 17" | 2.75-17 ; 80/90-17 = Pas
1.85 X 17" | 2.75-17 ; 80/90-17 = OK
2.15 X 17" | 2.75-17 ; 80/90-17 = Kotak
2.50 X 17" | 2.75-17 ; 80/90-17 = Ngga Cocok

1.20 X 17" | 3.00-17 ; 90/80-17 = Ngga Cocok
1.40 X 17" | 3.00-17 ; 90/80-17 = Bulat
1.60 X 17" | 3.00-17 ; 90/80-17 = OK
1.85 X 17" | 3.00-17 ; 90/80-17 = Pas
2.15 X 17" | 3.00-17 ; 90/80-17 = OK
2.50 X 17" | 3.00-17 ; 90/80-17 = Kotak

1.20 X 17" | 3.50-17 ; 100/80-17 = Ngga Cocok
1.40 X 17" | 3.50-17 ; 100/80-17 = Ngga Cocok
1.60 X 17" | 3.50-17 ; 100/80-17 = Bulat
1.85 X 17" | 3.50-17 ; 100/80-17 = OK
2.15 X 17" | 3.50-17 ; 100/80-17 = Pas
2.50 X 17" | 3.50-17 ; 100/80-17 = OK

1.20 X 17" | 4.00-17 ; 110/80-17 = Ngga Cocok
1.40 X 17" | 4.00-17 ; 110/80-17 = Ngga Cocok
1.60 X 17" | 4.00-17 ; 110/80-17 = Ngga Cocok
1.85 X 17" | 4.00-17 ; 110/80-17 = Bulat
2.15 X 17" | 4.00-17 ; 110/80-17 = OK
2.50 X 17" | 4.00-17 ; 110/80-17 = Pas

1.20 X 17" | 120/70-17 = Ngga Cocok
1.40 X 17" | 120/70-17 = Ngga Cocok
1.60 X 17" | 120/70-17 = Ngga Cocok
1.85 X 17" | 120/70-17 = Ngga Cocok
2.15 X 17" | 120/70-17 = Bulat
2.50 X 17" | 120/70-17 = OK

Untuk memperbesar, klik pada gambar
*INI DENGAN CATATAN MENGGUNAKAN BAN BATTLAX SEBAGAI TOLAK UKUR

Harga Sparepart Yamaha Vega ZR

KNALPOT, TANGKI BENSIN
- Silincer Knalpot ZR = 285.000
- Leher kanalpot ZR = 59.000
- Cover knalpot (silincer) = 57.000
- Cover leher knalpot (yg kecil) = 12.000
- Cover knalpot ( yg kecil ) = 20.000
- Gasket/paking knalpot = 14.000
- Saringan Udara/karbu = 26.000

- Tutup Tangki bensin = 15.000
- Karet tutup tangki 2.500
- Tangki bensin = 113.000


KELISTRIKAN
- Starting Motor Assy = 252.000
- Starter relay/bendik = 71.000
- Areng dinamo / Brush set = 38.000
- Rectifier regulator / Kiprok = 127.000
- Magnet/Rotor assy = 177.000
- Spul/Stator assy = 181.000
- Fuel Meter / pelampung bensin = 74.000

- Kunci kontak = 121.000
- Koil = 62.000
- Kop Busi = 23.000
- Saklar/swicth rem depan = 19.000
- Saklar/swicth rem blkng = 23.000

- Flasher Sein = 41.000
- CDI unit = 268.000
- Klakson / horn = 45.000


STEERING
- Stang ZR = 64.000
- Master kaliper cakram depan = 608.000 (Repair KIT/ seal = 99.000)
- Handle/tuas cakram = 16.000
- komstir atas ZR 1set = 67.000
- komstir bawah ZR 1set = 65.000
- Breket "kupu" = 64.000

- Switch handle Kanan = 26.000
- Swithh handle Kiri panel lampu jauh = 21.000
- Swithh handle Kiri panel sein & klakson = 56.000
- spion ZR kanan = 32.000 & kiri = 32.000

- Speedometer Assy = 279.000 (mikanya aja 18.000)
- Kabel Gas = 20.000
- Kabel Speedometer = 20.000
- Kabel choke = 9.000


KAKI-KAKI & PART PENDUKUNG
- Tabung shock depan kanan = 143.000
- Tabung shock depan kiri = 143.000
- Sil oli = 15.000 ( untuk kanan & kiri = 30.000 )
- Sil debu = 22.000 ( Untuk kanan & kiri = 44.000 )
- As shock/inner tube = 98.000/pcs
- Segitiga komstir / Under breket comp = 345.000
- Per shock depan = @14.000 ( 1 kemasan ada 2 buah = 28.000 )

- Tutup rantai = 12.000
- Shock absober blkng = ?
- Lengan ayun / arm blkng = 208.000
- Bushing / karet arm = 32.000 ( 1 set isi 2 buah )
- As lengan ayun = 18.000
- Batang rem blkng/ conecting Rod brake = 7.000

- Tuas Pedal rem = 52.000
- Tuas Perseneling = 49.000
- Tuas Kick starter = 46.000
- Standar tengah = 63.000
- Standar samping = 16.000
- Per standar tengah = 9.500
- Per standar samping = 4.000
- As standar tengah = 42.000
- Pijakan kaki/footrest depan = 70.000
- Karet footrest dpn kanan kiri = 17.000


RODA DEPAN & BELAKANG
;Roda Depan
- Bearing/laher = 21.000 ( diharuskan beli 2 buah kanan & kiri )
- Spacer bearing = 33.000
- Gear kabel RPM = 83.000
- As roda depan = 15.000
- Tromol cakram = 88.000
- Jari² = 19.000
- Pelek / Rim D.I.D 1.60" = 85.000
- Disk/piringan cakram = 153.000
- Kaliper cakram assy = 714.000
- Kampas Rem Depan (Disc) = 70.000


;Roda Belakang
- Gir Set = 132.000
- Paha ayam = 8.500
- Tutup tromol kanan = 85.000
- Kampas rem = 42.000
- Tromol blkng = 156.000
- Pelk/Rim D.I.D 1.60" = 85.000
- Bearing/Laher = 26.000 ( diharuskan beli 2 buah kanan & kiri )
- Spacer bearing = 48.000
- Jari² = 20.000
- Karet Tromol = 20.000 ( 1 set isi 4 buah )
- bearing/laher Nap gir = 14.000
- Nap gear = 39.000
- As roda blkng = 24.000

- Gir belakang = ?
- Rantai/ Chain = 83.000
- Gir depan = 50.000
- Tutup Gir depan = 30.000


MESIN & PART PENDUKUNG
- Piston = 40.000
- Ring Piston = 52.000
- Pin piston = 16.000
- Stang seher = 81.000
- Pin stang seher = 98.000
- Bearing bambu stang seher = 50.000
- Noken As / camshaft = 175.000
- Rante Keteng = 62.000
- Karet tensioner atas = 43.000
- Karet tensioner bawah = 23.000
- Klep intake/masuk = 21.000
- Klep exhaust/buang = 38.000
- Per Klep = 25.000 ( ada 2 buah = 50.000 )
- Pelatuk klep = 68.000 ( ada 2 buah = 136.000 )

- Mangkok Kopling otomatis = 265.000
- Kampas kopling otomatis = 233.000
- Rumah kampas /primary gear = 323.000
- Kampas Kopling Set = 62.000 ( harga satuannya = 31.000 ) *2 buah

- Bak /Cover Kopling = 155.000
- Bak /Cover Magnet = 94.000
- Paking Magnet = 16.000
- Paking kopling = 21.000
- Crankcase assy = 412.000
- Filter Oli element = 22.000

- Karburator assy = 475.000
- Filter Karbu = 26.000
- Intake manifold/leher angsa = 29.000


COVER BODY & LAMPU NVR
- Cover depan/leg shield = 105.000
- Cover punggung ZR = 111.000
- Cover Engine/ Under ZR = 90.000
- Spakbor depan bag.depan ZR = 88.000
- Spakbor depan bag.blkng ZR = 50.000
- Spakbor belakang ZR = 36.000
- Cover bawah jok tengah ZR = 29.000

- Jok / Seat ZR = 143.000
- Behel blkng ZR = 64.000

- Batok/cover lampu depan ZR = 8.000
- Batok/cover lampu bag.blkng ZR = 28.000
- Headlight assy 156.000 ( lengkap , dah berikut lampu utama,sein + soket²nya ) ga dijual terpisah kyknya, bohlamnya doang = 28.000
- Tail light unit assy = 102.000 ( lengkap , dah berikut lampu utama,sein + soket²nya )
mikanya doang = 23.000, bohlamnya = 15.000
- Mika sein belakang = 11.000
- Mika Rem belakang = 13.000
- Mika sein depan kanan = 8.000
- Mika sein depan kiri = 8.000
- Reflektor sein kanan = 18.000
- Reflektor sein kiri = 19.000
- Soket lampu sein = 37.000

Mau tau info Ter-Update silahkan Klik Disini

Siasati Cuaca Yang Tak Menentu

Terkadang terik, terkadang hujan. Begitulah cuaca akhir-akhir ini yang mampu membuat sebagian orang yang hendak beraktifitas menjadi gamang (kalau kata anak gaul jaman sekarang = GALAU). Akan semakin menyedihkan apabila dalam rencana perjalanan yang telah dipersiapkan masak-masak harus ditunda atau dibatalkan karena cuaca yang tidak mendukung. Lalu bagaimana menyiasati kondisi ini agar perjalanan tetap terasa menyenangkan?

Tidak mudah teralihkanSebagai orang awam, tentu tidak mudah mereka-reka cuaca (emang dukun BMKG) . Langit cerah pada pagi bisa saja akan mendatangkan hujan di sore hari, begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu anda sebaiknya tidak cepat memberi kesimpulan atas gejala alam di awal hari. tetaplah pada rencana perjalanan semula meski langit pagi dirundung mendung.

Bagi pengguna twitter, para bikers juga akan dimudahkan dengan layanan BMKG yang terus menginformasi perkembangan cuaca dilinimasa. Selain itu, akun @info BMKG kerap memberikan informasi gempa,cuaca, suhu setidaknya anda dapat lebih mawas diri apalagi, lokasi tersebut merupakan tujuan akhir perjalanan anda.

Ketika memasuki musim penghujan mantel menjadi pelindung anda dari air hujan, saat terik menyerang jaket bisa menjadi tameng dari hawa panas jalanan.

Sedia Peralatan dan perlengkapan diriMusim pancaroba mengakibatkan cuaca terus menerus berganti dan anda dituntut untuk mempersiapkan perlengkapan penting untuk perjalanan. Bawalah obatobatan pribadi, vitamin dan obat luar yang berguna mengatasi luka atau infeksi. hal ini untuk menangkal penyakit yang kerap datang pada musim pancaroa, akan tetapi jangan memaksakan diri untuk tetap pergi apabila kondisi fisik tidak memungkinkan.

Satu hal yang tak kalah penting adalah mencari tahu kondisi jalan yang mengarah pada tujuan. Pada kenyataanya, cuaca tak menentu juga dapat mengakibatkan kondisi jalan rusak hingga akhirnya rawan kecelakaan.

Tetaplah waspada agar perjalanan tetap menyenangkan.
(Titi DJ + Dedi Dores = Hati-hati dijalan dengan diiringi do'a restu)

Info Tarif Perpanjangan dan Pembuatan SIM

SIM (Surat Izin Mengemudi) adalah syarat mutlak bagi para pengendara kendaraan bermotor. Meski pengendara lihai memacu kendaraannya, namun jika tanpa SIM, Anda tak berhak berkendara di jalan raya.

Nah, bagi bro & sis yang belum memiliki atau ingin memperpanjang masa SIM, NTMC (National Traffic Management Center) Korlantas Polri (Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia) menginformasikan pada halaman Facebook-nya mengenai syarat pembuatan dan perpanjang SIM.

Perlu diingat, hindari bujuk rayu calo dan oknum petugas yang menawarkan “jasa bantu” dengan tarif yang tak sewajarnya. Tentu, itu akan merugikan anda sendiri dan menyuburkan budaya korupsi di negeri ini.

Berdasarkan PP No. 50 Tahun 2010, tarif yang dikenakan untuk pembuatan baru SIM A, SIM B I, dan B II, masing-masing Rp120ribu  — sebelumnya Rp 75 ribu. SIM C sebesar Rp100ribu dari sebelumnya Rp 75 ribu. SIM D (khusus penyandang cacat) Rp 50 ribu. Untuk SIM International sebesar Rp250ribu.

Tempat pembuatannya, calon pengendara harus mendatangkan Mapolres (Markas Kepolisian resor) setempat dengan membawa KTP (Kartu Tanda Penduduk) asli berikut fotocopy-nya..

Selanjutnya, setiap calon pengendara akan mengikuti ujian teori seputar peraturan lalu-lintas yang berlaku. Bagi yang lolos uji teori, diteruskan dengan uji praktik mengendarai kendaraan, baik kendaraan roda-dua dan kendaraan roda-empat.

Berbeda dengan pembuatan SIM baru, perpanjang SIM dapat dilakukan di SIM keliling  di daerah masing-masing, sesuai dengan jadwal keberadaan yang telah ditentukan. Setiap pengendara harus membawa serta KTP asli dan fotokopinya, dan SIM asli plus fotokopinya.

Tarif perpanjangan yang dikenakan tentunya lebih murah dari pembuatan baru, yakni sebesar Rp80ribu dari sebelumnya Rp 60 ribu untuk  SIM A, SIM B I, SIM B II.
 SIM C sebesar Rp75ribu dari sebelumnya Rp 60 ribu,  SIM D sebesar Rp30ribu dan SIM International Rp225ribu.

Kalau begitu sebaiknya Anda membayar dan mengikuti sesuai prosedur yang ada. Selamat berjuang…

Peraturan Bikers dipersimpangan dan Jalan Raya

punya motor bebek...
tapi kok ketemu banjir takut...
bebek kan bisa berenang :D

punya motor laki...
tapi kesenggol nangis...
motor banci donk?? :P
Kebimbangan (Galau) biasanya muncul dari pengendara saat di persimpangan ramai dan tidak ber-traffic light atau jika sedang mati lampu. Bagaimana cara bergiliran agar terhindar dari kemacetan lalu-lintas?

Setiap pengendara wajib memahami saat menghadapi situasi ini di setiap persimpangan. Agar tak menimbulkan stagnasi (keadaan terhenti) sebagai biang kemacetan, perilaku sabar pengendara dan menaati segala peraturan lalu-lintas sangat dibutuhkan.

Menurut National Traffic Management Center (NTMC) Korlantas Polri, Hak utama wajib diberikan kepada kendaraan :

* Jika datang dari arah depan, jika persimpangan dua arus saling bersilang
* Jika datang dari arah jalan utama, sementara Anda datang dari jalan yang lebih kecil
* Jika datang dari arah cabang sebelah kiri pada jalan persimpangan empat atau lebih sama dan besar.
* Jika datang dari  arah cabang persimpangan yang lurus pada persimpangan tiga tegak lurus.

Sementara, tata cara mendahului kendaraan yang berada di depan :

 * Pastikan jarak pandang luas dan tidak terhalang oleh objek tertentu
 *  Periksa kaca spion kanan untuk memastikan keadaan sepi, lanjutkan ambil lajur sebelah kanan untuk mendahului
 *  Dilarang mendahului dari sebelah kiri (kecuali macet atau ingin belok ke kiri)
 *  Dilarang mendahului pada persimpangan sebidang dengan kereta api
 *  Dilarang mendahului pada marka tidak terputus
 *  Dilarang mendahului median dan Zebra Cross
 *  Dilarang mendahului di tikungan, persimpangan dan jalan menanjak

Oiya.. Bagi vegalovers yang belum punya SIM,segera bikin yah (wajib)
selain dari aman dan nyaman dari Priiit Pak Polisi, kita juga tahu aturan lalu lintas alias 'gak sruntulan'
dan yang suka sruntulan 'biasanya' SIMnya nembak + pake calo pula
CAPEK DEHH..
artikel terkait : Info Tarif Perpanjangan dan Pembuatan SIM



Pasang Kopling Manual Di Vega ZR

Banyak vegalovers yang pengin besutannya kian responsif. Caranya, mengubah sistem transmisi otomatis jadi manual (kopling manual). Cuma masalahnya, kuda besi itu menganut teknologi diagfragma. Selain agak ribet bikinnya, juga sering selip. :(

Apalagi di pasaran juga sudah ada kit atau spare-part pendukungnya. Eh, sudah ada nih yang bisa bikin. :D

Pertama, sebelum memulai kerja, siapkan dulu, perkakas masak : obeng kembang, T-8, T-12, ring 10, ring 12 dan ring 21. Oh ya, saat nanti membuka bak kopling, jangan sampai pakingnya rusak. Karena harganya cukup mahal, sekitar Rp 32 ribu.

Sekarang, mulai buka bak kopling. Tapi sebelumnya siapkan wadah untuk menampung olinya. Sementara itu, buka juga footstep dan kick starter, gunakan kunci ring 10 dan 12. Ini untuk memudahkan pekerjaan.

Jika sudah beres, gunakan kunci T-8 buat melepas baut pengunci bak kopling dari asalnya (gbr.1). Setelah copot, bawa bak kopling ke tempat las aluminium terdekat

Terpenting, konstruksi jalur tali koplingnya jangan dibuat tidur. Kalo dibuat rebah pasti gak ada tendangan baliknya dan ujung-ujungnya selip kopling karena konstruksi yang salah. Lalu untuk dudukan aluminiumnya, jangan terlalu besar karena posisi dalam bak yang sempit.

Nah biar si bak kopling bisa duduk manis di tempatnya ada lagi triknya. “Bos pada rumah kopling otomatisnya harus dimodifikasi, digerinda sekitar 1 mm (gbr.2), agar kopling gak selip, apalagi kalau mau kembali ke semula gak repot tinggal tebus kembali bos yang digerinda itu,”

“Biar tambah yahud bak kopling yang kena api las dicat ulang sewarna aslinya. Selain itu kampas kopling orisinalnya diganti punya Jupiter MX (gbr.3) harga per lembarnya Rp 70 ribuan. Sebab kampasnya lebar-lebar.

Trus Handlenya? Bisa pakai punya MX / Mio lengkap sama rumahnya dan dijual Rp 55 ribu, lalu tali koplingnya Rp 32 ribu.
Untuk batok lampu bs diganti pake : Yamaha Mio KEREN :D

Mesin Yamaha Vega ZR Mbrebet


Mesin mbrebet dipengaruhui komponen pengapian atau suplai gas bakar. Kalau dari komponen gas bakar, mulai dari mesin mau dinyalakan sampai hidup pasti agak susah. :(

Sedang jika langsam normal, tapi mbrebet di rpm tengah ke atas atau mesin suka mati sendiri pas suhunya mulai panas, itu bisa dari pengapian. Anehnya, begitu mulai dingin mesin motor dapat dihidupkan lagi.

Penyebabnya bisa dari sepul, regulator, CDI atau koil yang kamampuannya menurun. Sehingga percikan api tidak tepat dan kurang besar untuk meledakan gas bakar.

Mulai dari varian Vega-R diluncurkan hingga tipe sekarang yaitu Vega ZR, komponen pengapainnnya sudah alami perubahan. Vega-R usung pengapian AC (bolak-balik), sedang Vega-ZR pengapian DC (searah). Maka untuk melacak masalahnya pun berbeda.

Untuk pengapin AC, pertama yang dicek sepul. Diukur avometer tegangannya kira-kira 14 volt. Kalau kiprok nggak ada masalah, CDI keluar setrum sekitar 300~400 volt ke koil sesuai timingnya. Tapi, kalau di bawah itu, artinya CDI mulai lemah dan bikin mesin mbrebet.

Lain hal Vega-ZR yang usung pengapian DC. Komponen yang mesti dicek pertama adalah aki. Kalau setrumnya tekor, rpm mesin tengah ke atas suka mbrebet.

Tapi ada juga yang bisa hidup tanpa aki, namun dari hasil putaran sepul. Namun hal ini tidak disarankan. Sebab kalau tegangan nggak stabil, justru CDI-DC cepat rusak.

Setting Gir Yamaha Vega ZR

Yamaha Vega ZR (VZR) jebolan PT YMKI ternyata banyak menyihir para penikmat kecepatan. Hal ini dibuktikan dari banyaknya para vegalovers besutan berkapasitas 115 cc ini yang masuk bengkel langganan untuk meningkatkan performa mesin.

Gimana, Anda pengguna VZR yang juga pengin bikin tarikan motor itu lebih agresif? Gampang, kalo buat harian bisa setting girnya, tuh! Lho, bukannya peranti pendukung besutan ini masih jarang? Lantaran ukuran rantainya 420?

Pertanyaan itu emang betul.. betul.. betul! Tapi, tenang. Ada solusinya, kok. Caranya, bisa pakai metode substitusi! Yakni memanfaatkan gir bawaan saudara sekandung, Yamaha Jupiter MX atau New Jupiter Z. Atsikkk... kan? :D

Namun mesti tebus dulu hub girnya sekalian. Pasalnya hub gir VZR, dudukan lubang bautnya beda dengan Jupiter MX. Harganya berkisar Rp 120 ribu (gbr.1)

Ya udah, biar ada gambaran jelas, yuk kita praktikkan langsung. Sebelumnya siapkan peralatannya; panci kunci ring 19-20 dan kunci sok 14. Pertama, posisikan besutan pakai standar tengah. Lalu buka ban belakang dengan kunci ring 14 dan 17.
Setelah ban lepas, pasang hub gir baru. Untuk memasang girnya, lebih enak langsung di atas motor (gbr.2). Jadi memanfaatkan pegangan dari karet hub-nya. Lalu pasang dan kencangkan mur pengikatnya dengan kunci sok 12 (gbr.3).

Eh, ingat ya! Penggantian ini khusus yang sulit dapat gir untuk rantai ukuran 420. Bila di wilayah vegalovers ternyata ada ukuran gir untuk rantai ukuran 420, lebih baik beli jadi aja, biar lebih hemat, Semakin kecil ukuran rantai sangat berpengaruh ke akselerasi motor, yakni lebih enteng. Nah, kalo soal ukuran gir, tergantung kebutuhan mesin. Tapi biasanya kalau untuk korek harian ada di rentang 15/48, tapi kalau untuk mobilitas harian dan bawa-bawa barang 15/41 juga oke!

Motor Istriku, Honda BeAT Injeksi

Desain dan Fitur
Soal desain, silahkan lihat sendiri. Sudah tidak ada lagi yang sama bila dibandingkan dengan BeAT versi karbu. Honda mengklaim lebih sporty, tapi kami melihatnya jadi lebih berisi. Lampu depannya yang mirip Honda Blade generasi awal juga bodi samping yang nampak lebih lebar jadi alasan.

Di balik bodi yang lebih seksi ini, ada bagasi yang kini lima kali lebih besar dari model sebelumnya, jadi 1,2 liter bro.. bagasi baru ini bisa memuat dua jas hujan. Pas banget dengan kondisi sekarang, jelang musim hujan.
Meski secara volume besar, tapi luas di mulut bagasi tidak terlampau lebar. Bagasi ini bertambah volumenya dengan dibuat lebih dalam. Alhasil desain bodi samping relatif tidak semelar janda sebelah Spacy Helm In. Masih seksi lah untuk ukuran matik entry level. Aplikasi bagasi besar ini mengharuskan boks filter udara pindah ke atas CVT, sedang akinya digusur ke bawah dek pijakan kaki.

Desain lampu belakang juga banyak berubah, tapi komponen lain seperti spion dan pelek masih sama bentuknya. Speedometer nampak lebih futuristik, mudah dibaca dengan angka yang terpusat di tengah dalam bentuk lingkaran besar. Rumah kunci kontak tetap dilengkapi pengaman bermagnet, tapi sayangnya untuk membuka jok masih terpisah. Harus memindahkan anak kunci ke buritan. Padahal kompetitornya, Mio J sudah terintegrasi di rumah kunci kontak

Handling
Buat yang sudah punya Honda BeAT versi sebelumnya, atau minimal pernah naik matik terlaris Honda ini pasti akan merasa canggung berkendara di atas All New Honda BeAT- FI. Namanya juga all new, karakternya pasti akan benar-benar berbeda. "Rangkanya baru, beda sekali dengan yang lama,"

Dirinci dari posisi duduknya dulu ya. Karena masukan dari konsumen yang ingin posisi duduk lebih rendah, jok baru motor dikurangi ketinggiannya. Kini cuma 740 mm, tapi enggak cukup itu saja. Sudut kemiringan jok di bagian depan juga dibuat lebih miring, alhasil duduk enggak perlu ngangkang lagi. Rider dengan tinggi badan 165 cm tidak perlu jinjit balet lagi, kaki langsung napak sempurna!

Setangnya pun terasa lebih tinggi. Pas buat yang suka berkendara dalam kondisi santai. Punggung bisa tetap tegak dengan tangan menekuk rileks. Apalagi joknya terasa jauh lebih empuk ketimbang matik Honda yang lainnya, kalau yang ini jelas sekali perubahan yang menampung keinginan konsumen.

Sampai disini saja sudah sangat berbeda bila dibandingkan dengan BeAT karbu, waktu mencoba membawanya berkendara akan makin terasa bedanya. Paling utama adalah kelincahannya, ketika melintasi barisan motor bisa dipindah arahnya dengan cepat dan yang paling penting, ringan!

Suspensinya juga empuk, malah terlalu empuk. Untuk kenyamanan memang oke punya. Jalan bergelombang bisa dilalui dengan nyaman. Tapi waktu boncengan kok agak ambles ya? Oiya, masih soal boncenger, kini pijakan kaki penumpang dibuat model lipat. Secara kenyamanan tidak jauh beda dari versi sebelumnya. Tetap nyaman, apalagi jok bagian belakang lebih lebar.

Sedang untuk pengereman, dua jempol harus diberikan pada varian berfitur combi brake system (CBS). Saat tarik tuas rem belakang saja, laju motor langsung terkoreksi signifikan. Benar-benar pakem tapi tidak terkunci karena disaat yang bersamaan secara otomatis rem depan juga ikut bekerja. Kalo boleh kasih saran sih, "kalau ada budget lebih mendingan pilih pakai yang sudah CBS". Lebih safety juga pede saat berkendara.

Performa 
Ketika kunci kontak diputar ada yang terasa berbeda, ternyata suara garing knalpotnya yang dulu kental kini relatif tidak terdengar lagi. Wah, jadi kurang sporty nih. Mesin motor ini tetap SOHC satu silinder dua klep, kapasitas ruang bakarnya 108 cc dan punya tenaga yang diklaim meningkat.

Versi sebelumnya hanya 8,22 PS, kini jadi 8,52 PS di putaran mesin yang sama yaitu 8.000 rpm. Torsinya juga meningkat dari 0,85 kgf.m jadi 0,89 kgf.m. Begitu gas dibuka, tarikan awalnya terasa halus, tapi tengah atasnya responsif.

Honda mengklaim top speednya mentok di 91 km/jam. Tapi belum dicoba membuktikannya, di lintasan yang panjangnya sekitar 500 meter, jarum speedometer baru akan menyentuh angka 80 km/jam sudah harus tutup gas kembali. Maklum depannya sudah tikungan lagi. Hehe..

Spesifikasi (ngintip brosur)
Tipe mesin: 4-Langkah, OHC, pendinginan dengan kipas
Diameter X Langkah: 50x55 mm
Volume: 108 cc
Perbandingan kompresi: 9,2:1
Daya maksimum: 6,27 kW (8,52 PS) / 8.000 rpm
Torsi maksimum: 8,68 Nm (0,89 kgf.m) 6.500 rpm
Kopling: Otomatis, sentrifugal, tipe kering
Starter: Pedal dan elektrik
Sistem bahan bakar: Injeksi (PGM-FI)
Kapasitas tangki: 3,7 liter
Kapasitas minyak pelumas: 0,8 liter pada pergantian periodik
Transmisi: Otomatis, V-Matic
Sistem pengapian: Full Transisterized, Baterai
Kelistrikan: Baterai 12V-3Ah (Tipe MF)
PanjangxLebarxTinggi: 1.863x675x1.072 mm
Jarak sumbu roda: 1.255 mm
Jarak terendah ke tanah: 140 mm
Berat kosong: 93 kg
Tipe rangka: Tulang punggung
Tipe suspensi depan: Teleskopik
Tipe suspensi belakang: Lengan ayun dengan peredam kejut tunggal
Ukuran ban depan: 80/90-14 M/C 40P
Ukuran ban belakang: 90/90-14 M/C 46P
Rem depan: Cakram hidrolik dengan piston tunggal
Rem belakang: Tromol
Sistem pengereman: Standar (tipe SW dan CW), Combi Brake (tipe CBS)
Harga All New Honda BeAT - FI : Harga the All New Honda BeAT-FI (on the road Jakarta):
  • Rp13,5 juta untuk varian combi brake system 
  • Rp12,9 juta untuk varian cast wheel 
  • Rp12,1juta untuk varian spoke wheel ..
Mau info lebih lengkap? Tanya sales dealer honda terdekat hehe :)

Knalpot Racing Tingkatkan Power VegaZR

Pilihan knalpot Yamaha Vega ZR sudah sering dibahas. Nah, kali ini giliran dilakukan komparasi untuk mengetahui seberapa besar kenaikan performa yang bisa diraih.
Untuk mengingatkan, pesertanya ada Stanlee, 3D1, Ahau, dan AHRS Hexacon 02. Ada satu kontestan tambahan, merek HRP tipe Pro MX. Knalpot asal Yogya ini terbuat dari pelat galvanis yang dikrom. Dijual dengan harga Rp 195 ribu.

Tiap knalpot dapat kesempatan 3 kali run, lalu diambil hasil yang terbaik. Penggantian tanpa ubahan apapun, alias plug & play. Dalam kondisi standar, terukur tenaga 8,3 dk/7.833 rpm, torsi 8,5 Nm/5.947 rpm. Nah bagaimana dengan para kontestan? Yuk simak terus!

Stanlee

Knalpot asal Joglo, Jakbar ini berhasil mencapai angka maksimum 8,9 dk/7.753 rpm, torsi 9,87 Nm/4.322 rpm. Artinya tenaga naik 0,6 dk, sedang torsi 1,37 Nm. Grafiknya terbaca bahwa torsi maksimal tercapai di putaran rendah, artinya akselerasi lebih cepat. Suara tergolong nyaman di telinga.

HRP Pro MX

Pelepas gas buang ini mencatatkan hasil 8,9 dk/7.753 rpm, torsi 9,27 Nm/4.443 rpm. Menunjukkan terjadi peningkatan tenaga 0,6 dk dan torsi 0,77 Nm. Grafik tenaga maupun torsi di atas standar. Suaranya tergolong agak nyaring.

AHRS Hexacon 02

Jagoan dari Depok, Jabar ini berhasil membukukan angka 9 dk/7.429 rpm, dan 9,67 Nm/4.354 rpm. Atau tenaga meningkat sebesar 0,7 dk dan torsi 1,17 Nm. Grafik tenaga dan torsi pun di atas standar. Suara yang tercipta tergolong lembut.

AHAU

Knalpot rancangan Rudi ‘Ahau’ Sukirman ini performanya tergolong mantap. Mencapai 9,1 dk/7.609 rpm, torsi 9,55 Nm/4.408 rpm. Berarti meningkat sebanyak 0,8 dk dan 1,05 Nm. Grafik tenaga dan torsi ada di atas standar. Suaranya juga  cukup nyaring.

3D1

Knalpot rancangan Edi Racing Sport di Jl. Raya Depok-Sawangan, Jabar, juga berhasil meningkatkan performa cukup lumayan. Terukur tenaga jadi 9,1 dk/7.730 rpm, torsi 9,33 Nm/6.243 rpm. Peningkatannya sebesar 0,8 dk dan 0,83 Nm. Grafik tak beda jauh dengan kontestan lain, suaranya juga cukup keras.

Kesimpulan :

Penggunaan knalpot aftermarket di Yamaha Vega ZR, berhasil meningkatkan tenaga antara 0,6-0,8 dk, sedang torsi antara 0,77-1,37 Nm. Grafik tenaga berada di atas standar, sedang torsi maksimal tercipta di putaran mesin lebih rendah. Artinya tarikan motor jadi makin cepat.

Memilih Ban Sepeda Motor di Saat Hujan

Musim hujan akan segera datang. Segala aspek kendaraan harus disiapkan agar tetap aman dan nyaman melintasi jalanan yang basah. Tidak hanya rem dan mesin yang harus dijaga bro, Pemilihan ban juga harus tepat terutama pada sepeda motor, agar keselamatan bro n sis terjamin.

Dalam keadaan hujan, karet ban yang tidak sesuai malah tidak mampu memecah genangan air, hasilnya bisa terjadi selip. Hal ini sering dilupakan oleh bikers. Daripada membeli ban baru, mereka lebih suka untuk berjalan pelan di lintasan basah. Tentu saja ini juga bisa berakibat fatal terhadap jiwa, bro. Berikut ini adalah beberapa tips seputar ban untuk sepeda motor.

1. Perhatikan tekanan angin pada ban. Hal ini penting untuk menghindari sepeda motor oleng yang beresiko mengakibatkan kecelakaan. Usahakan untuk konsisten terhadap ukuran tekanan angin sesuai standar yang ditetapkan pabrikan. Bila terlalu banyak , titik tumpu ban hanya berada di tengah-tengah telapak ban. Sebaliknya, apabila tekanan angin ban sepeda motor anda kurang, permukaan telapak ban akan lebih banyak. Ban akan cepat aus dan berpotensi mengalami pecah ban.

2. Cobalah untuk memilih komponen ban yang lunak. Ban dengan karakter karet yang lunak memiliki daya cengkeram yang cukup kuat ketika sepeda motor bro n sis melintasi jalanan basah dan licin. Apabila bro n sis memilih untuk memakai ban bekas, perhatikan ukiran atau batik'an di telapak ban masih bagus atau tidak gundul.

3.Coba perhatikan pola ukiran ban tersebut.Dalam Kondisi hujan, cobalah untuk menggunakan pola ukiran searah. Hal ini ddikarenakan pola ukiran tersebut berfungsi sebagai jalur dimana air bisa mengalir sekaligus memecah genanganair. Perhatikan juga tingkat kedalaman ukiranya, bro n sis bisa memperkirakannya. Apabila bro n sis ragu cobalah bertanya kepada penjual ban. :D

4. Jangan menggunakan ban ukuran yang lebih kecil dari yang standar pabrikan "ban cacing".  Lebar telapak juga berpengaruhpada permukaan pada daya cengkeram dan pijakan ban terhadap permukaan jalanan. Ukuran yang tepat bisa membuat sepeda motor bro n sis lebih stabil terutama saat hujan.

Mio J Sporty, Dinamis dan Enerjik

  Matik nomor satu Yamaha, Mio J, tampil dengan varian baru Mio J Sporty dengan grafis istimewa dan tiga warna. Dynamic energizing, extraordinary dan brave jadi tema utama tampilan Mio J spesial ini.
Mio J Sporty ini melengkapi tiga varian sebelumnya yang sudah terlebih dahulu hadir sesuai gaya dan karakter masing-masing yaitu Mio J Teen, Mio J Family dan Mio J Blackseries. Untuk Mio J Sporty, Yamaha meluncurkannya dengan velg racing. Inovasi terbaru Yamaha ini tampil dengan grafis yang lebih dynamic dimana pengendaranya dapat merasakan enerji dan spirit layaknya tarian break dance. Irama enerjik inilah yang dirasakan saat mengendarai Mio JSporty anyar ini.

Grafis Mio J Sporty letaknya sama dengan yang sebelumnya, tapi bentuknya lebih padat dan berisi dengan aksen-aksen menarik. Desainnya dapat dilihat pada bodi belakang, spack board, leg shield dan head lamp.

Warna yang tersedia ada tiga yaitu hitam, merah dan putih sebagai hero bike. Tiga warna itu dikombinasikan dengan warna hitam. Dengan warna-warna yang menjual di pasar ini, Yamaha optimis dapat diterima baik oleh konsumen. ”Mio J Sporty ini diharapkan semakin memperkuat dan mendongkrak penjualan. Dengan teknologi mesin injeksi, kualitas Mio J sudah terbukti meningkatkan performa mesin dan hemat bahan bakar sampai 30 persen. Sesuai tagline Semakin Cepat Semakin Irit...It’s Magic,” jelas Indra Dwi Sunda, PR Corporate & Communication Head Yamaha Indonesia.
Harga Mio J Sporty Rp 12.900.000. Spesifikasi mesinnya sama dengan varian Mio J sebelumnya menggunakan tipe mesin 4-langkah, 2 valve, SOHC, berpendingin kipas dan berkapasitas 113 cc. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga hingga 7,75 PS di putaran 8.500 rpm dengan torsi puncak mencapai 8,5 Nm di 5.000 rpm.